4 Cara Menentukan Niche Blog yang Tepat ~ JBB Tempat Jual Beli Blog & Website Terpercaya Di Indonesia

4 Cara Menentukan Niche Blog yang Tepat

niche blog yang banyak pengunjung


Kali ini kita akan membahas tentang cara memilih niche yang tepat untuk blog. Sehingga kita memilih niche blog yang banyak pengunjung

Sebelum memulai, kita akan menguraikan lebih lanjut dahulu tentang niche. Karena tidak semua orang mengetahui apa itu niche blog.


Apakah Niche Blog itu?


Niche blog merupakan bentuk pengelompokan blog berdasarkan kontennya. Gampangnya niche blog itu merupakan topik atau tema yang dibahas dalam konten blog.

Misalnya ada blog dengan niche tanaman, berarti isi blog tersebut hanya membahas tentang tanaman, baik itu membahas jenis-jenis tanaman ataupun cara merawat tanaman.


Ada Berapa Jenis Niche Blog?


Blog ada yang isinya memang campuran, gado-gado, tidak mengarah pada satu topik. Namun blog jenis ini sangat tidak disarankan bagi pemula.

Untuk pemula, sebaiknya membuat blog dengan niche tertentu. Niche blog sendiri menurut John James Robinson dalam ebook The Authority Site Adsense Guide, terdiri dari 4 jenis, yaitu

1. Whole niche

Whole niche membahas keseluruhan dari topik yang diambil. Misal niche tanaman, maka dibahas mulai dari bibit tanaman, cara menanamnya, cara merawatnya, jenis-jenis tanaman, dan hal lain yang berhubungan dengan tanaman.

2. Broad niche

Broad niche hanya membahas sebagian besar topik saja. Misal blog niche tanaman, dan yang dibahas hanya jenis-jenis tanaman dan cara merawatnya.

3. Themed niche

Themed niche membahas suatu topik lebih sempit lagi, misal blog niche tanaman, dan isinya khusus membahas jenis-jenis tanaman.

4. Micro niche

Micro niche lebih sempit lagi bahasannya, yang dibahas biasanya sangat terarah dan detail. Misalnya blog niche tanaman, dan pembahasannya hanya tentang cara merawat tanaman berduri.

Jika sudah mengetahui apa itu niche dan jenis-jenisnya, sekarang kita akan mulai membahas tentang cara memilih niche blog yang tepat.

Untuk saran saja, sebaiknya memilih konten blog yang fokus pada satu topik seperti micro niche. Karena selain enak membuat kontennya, blog juga akan mudah mendapat peringkat di google.

Blog gado-gado atau makro niche memang mempunyai kelebihan seperti selalu ada yang dibahas, konten bisa apa saja, pengunjung blog lebih banyak. Namun blog yang demikian hanya cocok bagi yang sudah berpengalaman dan memiliki banyak kontributor, seperti website berita.


Cara Menentukan Niche Blog


Nah, bagi yang telah menentukan ingin membuat blog dengan niche tertentu, berikut akan dijelaskan tentang cara menentukan niche blog yang tepat.

1. Mencari niche yang menarik minat


Pertama yang harus dilakukan adalah mencari topik apa yang benar-benar kita minati. Karena blog perlu postingan yang konsisten, jadi sebisa mungkin cari topik atau tema yang membuat kita tidak gampang bosan.

Untuk mencari apa sebenarnya minat kita, kita bisa melihatnya dari beberapa pertanyaan berikut ini.

Apa hobi kita selama ini?

Tentu setiap orang memiliki hobi tersendiri. Nah kita bisa memilih niche sesuai hobi kita.

Misal kita sangat suka bermain sepak bola, tentu hal yang berkaitan tentang bola kita sudah lumayan ahli dan berita-berita nya pun kita sering update.

Jadi seumpama membuat blog dengan niche bola, kita tak akan bosan karena topik tersebut merupakan topik yang kita suka.

Kegiatan atau hal apa yang kita nanti-nantikan dan membuat kita senang?

Jika belum terlalu mengenali apa hobi kita selama ini, maka bisa dipancing dengan memikirkan kegiatan apa yang selama ini kita tunggu-tunggu. Kegiatan apa yang membuat kita senang dan tidak mudah bosan.

Kegiatan yang kita tunggu tersebut kemungkinan besar merupakan kegiatan yang kita minati.

Forum apa yang sering kita ikuti?

Jika belum mengetahui apa minat kita sebenarnya, kita bisa melihatnya dari forum-forum yang selama ini kita ikuti.

Misal selama ini ternyata kita sering memfollow akun-akun tentang anime di media sosial. Dari situ kita bisa mengetahui jika ternyata kita selama ini sangat berminat dengan hal-hal yang berbau anime.

Apa kebiasaan yang sering kita lakukan?

Sebenarnya kebiasaan tidak bisa dijadikan acuan, karena tidak semua kebiasaan merupakan kesenangan kita. Bisa jadi itu hanya kewajiban yang mesti dilakukan.

Tapi eh tapi, ada beberapa kebiasaan yang memang kita lakukan tanpa sadar. Kok bisa?

Begini misalnya, setiap kita mulai lelah dan stress, kita langsung bermain game untuk menghibur diri. Nah, game tersebut bisa jadi merupakan hobi kita yang tidak kita sadari.

Selama ini waktu banyak tersita untuk apa?

Kita coba ingat-ingat, hal apa yang selama ini mampu membuat kita betah sampai berjam-berjam. Jika jawabannya menggambar, mungkin itu minat kita yang sebenarnya.

Jika sudah mengetahui hal yang kita minati, segeralah membuat daftarnya yang nantinya dapat diseleksi ulang untuk memilih niche yang tepat.

2. Mencari niche yang dikuasai


Jika kita menguasai topik yang akan dijadikan konten blog, tentunya kita tidak akan kesulitan saat menuangkannya dalam bentuk tulisan.

Ataupun jika nantinya bukan kita yang menulis untuk konten blog, kita tetap bisa menyarankan apa saja yang wajib ditulis pada penulis.

Kita juga bisa menjawab komentar-komentar pengunjung dengan baik jika kita menguasai topik yang dipublish.

Maksud menguasai topik disini bukan berarti kita harus ahli lho. Kita cukup paham ilmunya lebih dari orang awam. Karena yang mencari informasi tentu orang yang belum begitu paham. Nanti kita bisa menjadi ahli seiring berjalannya waktu.

Untuk mencari topik atau hal apa yang kita kuasai, kita bisa mengetahuinya dari beberapa pertanyaan berikut ini.

Hal apa yang kita unggulkan saat ini?

Hal yang diunggulkan disini, seperti kemampuan desain, menggambar, menulis artikel, berbahasa inggris, pemrograman, paham tentang agama, dan lain sebagainya.

Hal yang kita unggulkan tersebut bisa menjadi bekal kita dalam pembuatan konten blog.

Pujian apa yang sering didapat?

Orang memuji kita tentu karena kita memiliki kelebihan di hal yang mereka puji. Misalnya ada seseorang yang memuji kita pintar mempadu padankan busana, berarti kemungkinan besar kita ahli dalam berbusana.

Prestasi apa yang kita raih selama ini?

Prestasi tidak hanya juara lomba matematika tingkat nasional saja, tapi prestasi yang diraih bisa dalam bidang lain, misal bisa menggambar sketsa secara cepat, bisa membuat kaligrafi yang indah, bisa membuat banyak orang tua menginginkan kita menjadi menantu, bisa membuat pacar setia, dan lain sebagainya.

Pengalaman pahit apa saja yang pernah kita lalui?

Blog nanti akan lebih menginspirasi dan bisa menyampaikan ilmu pada pembaca, jika konten yang kita tulis berasal dari kisah nyata, tidak dibuat-buat, dan merupakan pengalaman hidup kita.

Kita bisa menceritakan keberhasilan kita dalam melewati pahitnya hidup, misalnya keberhasilan dalam melunasi hutang, berhasil menurunkan berat badan, berhasil menyembuhkan depresi, berhasil menyembuhkan insomnia, berhasil bangkit dari putus cinta, dan lain sebagainya.

Jika sudah mendapatkan jawabannya, segera tulis topik apa saja yang kita kuasai.


3. Mencari niche yang sedang tren


Carilah topik apa saja yang sedang tren, topik yang kemungkinan paling banyak dicari dan bertahan lama. Maksudnya yaitu topik yang tidak hanya tren sesaat saja.

Namun cara ketiga ini bisa dilewati jika topik yang sedang tren tidak kita sukai dan kuasai.

4. Menyeleksi daftar niche yang sebelumnya kita tulis


Setelah menulis semua niche yang kita minati, yang kita kuasai, dan yang sedang menjadi tren, tentunya kita sekarang memiliki banyak daftar niche.

Langkah selanjutnya adalah seleksi daftar tersebut. Seleksi bisa dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan berikut.

- Antusias kita
Pasti ada beberapa topik yang kita sukai tapi kita tidak antusias untuk menuliskannya. Misalnya kita hobi bermain bola, tapi kita enggan jika harus menulis artikel tentang bola.

- Peluang bisnis
Kebanyakan dari kita tentunya membuat blog untuk berbisnis. Jadi pertimbangkan juga apakah topik tersebut cocok untuk berbisnis, apakah topik tersebut bisa membuat pengunjung tertarik, apakah ada orang yang rela mengeluarkan uang dalam topik tersebut, dan apakah sudah ada yang sukses dengan topik tersebut?

- Hal yang Dibahas
Pertimbangkan juga apakah topik yang dipilih pembahasannya sedikit atau banyak. Kira-kira bisa dikembangkan tidak.

Jika sudah menyeleksi daftar niche berdasarkan beberapa pertimbangan tersebut, berarti kita sudah mendapat pilihan niche blog yang tepat.


Previous
Next Post »
Thanks for your comment